Belancan, Bangli — Pemerintah Desa Belancan terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan data desa sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang lebih transparan dan akuntabel. Upaya tersebut diperkuat melalui kegiatan Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangli.
Kegiatan pembinaan dilaksanakan dengan melibatkan perangkat desa, operator desa, serta kelian dusun sebagai pihak yang memiliki kedekatan langsung dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Pembinaan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan aparatur desa dalam mengelola data Jalan Pertanian secara lebih sistematis, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data tidak hanya memuat lokasi jalan, tetapi juga dilengkapi dengan informasi mengenai kondisi jalan serta dokumentasi visual di lapangan.
Melalui pendekatan tersebut, data yang sebelumnya belum terdokumentasi secara optimal mulai ditata menjadi basis data spasial yang lebih terstruktur. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Belancan dalam mengenali kondisi wilayah, mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur, mendukung penyusunan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, serta bentuk transparansi pengelolaan data kepada masyarakat Desa Belancan.
Dalam prosesnya, BPS Kabupaten Bangli juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan data melalui tahapan yang sistematis, termasuk pengenalan prinsip Generic Statistical Business Process Model (GSBPM). Pembinaan ini tidak hanya berorientasi pada menghasilkan data, tetapi juga mendorong aparatur desa memahami bagaimana data dikumpulkan, diperiksa, dikelola, disajikan, hingga dimanfaatkan.
Keterlibatan kelian dusun menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Sebagai pihak yang paling dekat dengan masyarakat dan memahami kondisi wilayah secara langsung, kelian dusun tidak hanya menjadi sumber data, tetapi juga menjadi agen statistik di tingkat desa.
Dengan adanya pembinaan Desa Cantik, Desa Belancan telah mampu membangun budaya pengelolaan data yang semakin baik dan menjadikan data sebagai bagian penting dalam setiap proses pembangunan di desa yang tercermin melalui Output yang dihasilkan berupa Sistem Informasi Pendataan Jalan Usaha Tani Belancan (Si-Pejantan) yang dapat diakses pada tautan berikut:
Ke depan, Pemerintah Desa Belancan berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperbarui basis data yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Kolaborasi dengan BPS Kabupaten Bangli juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas aparatur desa dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang berbasis data.
Melalui Desa Cinta Statistik, Belancan tidak hanya belajar mengelola data, tetapi juga mulai membangun ekosistem di mana data hadir lebih dekat dengan masyarakat dan digunakan untuk menjawab kebutuhan nyata di tingkat desa.